Bab 50 — Surat dari Frank Churchill
BETAPA berbeda perasaan Emma saat ia kembali masuk ke dalam rumah, dibandingkan dengan saat ia melangkah keluar tadi! Waktu itu, ia hanya berani berharap sedikit saja—sedikit jeda dari penderitaan. Tapi kini, ia nyaris mengambang dalam kegembiraan, kegembiraan yang begitu lembut dan membuncah, dan yang ia percaya, akan terasa lebih manis lagi ketika degup kegembiraan ini mulai mereda.
Mereka duduk untuk minum teh—rombongan yang sama, di meja yang sama. Betapa seringnya mereka berkumpul di situ! Dan betapa sering matanya memandang semak-semak yang sama di halaman, memperhatikan sinar matahari barat yang jatuh dengan keindahan yang sama! Namun belum pernah suasana hatinya seperti ini, bahkan mendekati pun tidak.
Ia nyaris tak mampu memanggil dirinya yang biasa, untuk tampil sebagai nyonya rumah yang ramah, bahkan sebagai anak perempuan yang penuh perhatian.
Lanjut Baca Sampai Tamat?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca (Bab 10). Buat akun sekarang untuk lanjut membaca terjemahan novel Emma sampai tamat secara GRATIS!
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.