Emma

Bab 29 — Kebingungan Rencana Pesta Dansa

👁️ 4 tayangan

MUNGKIN saja hidup tanpa menari. Banyak pemuda dan gadis yang diketahui telah melewati berbulan-bulan lamanya tanpa menghadiri satu pun pesta dansa—dan ajaibnya, tubuh maupun jiwa mereka tetap utuh. Namun, begitu seseorang mulai mencicipi kenikmatan bergerak cepat di lantai dansa—meskipun hanya sebentar—akan sulit untuk tidak menginginkannya lagi. Mereka yang bisa menahan diri setelah itu pastilah berjiwa beku.

Frank Churchill pernah menari sekali di Highbury. Dan sejak saat itu, ia tak berhenti membayangkan bisa menari lagi. Maka, ketika malam itu Mr. Woodhouse dengan segala bujuk rayu berhasil diajak menghabiskan waktu di rumah putrinya di Randalls, setengah jam terakhir malam itu pun diisi dengan percakapan seru—antara Frank dan Emma—tentang kemungkinan menggelar pesta dansa lain.

Gagasan itu datang dari Frank, dan semangat terbesarnya pun darinya. Namun, justru Emma-lah yang paling menyadari rintangan-rintangan teknis: soal tempat, susunan tamu, dan tentu saja kesan yang akan ditimbulkan. Ia peduli. Namun tetap saja, ada keinginan tersembunyi dalam dirinya untuk sekali lagi menunjukkan kepada khalayak betapa serasinya ia dan Mr. Frank Churchill berdansa. Untuk membuktikan—tanpa rasa malu—bahwa ia pun tak kalah anggun dari Jane Fairfax. Bahkan, jika boleh jujur, ia juga rindu sensasi menari itu sendiri—tanpa perlu dibumbui rasa pamer.

Maka mulailah mereka berdua mengukur ruang tamu malam itu, menghitung langkah, memperkirakan luas, lalu berlanjut ke ruang sebelah—meski Mr. Weston bersikeras bahwa kedua ruangan persis sama besarnya. Tetap saja mereka berharap ruang satunya mungkin… sedikit lebih lapang.

Usulan pertama Frank sederhana: mengadakan pesta dansa lanjutan di tempat yang sama seperti sebelumnya, di rumah keluarga Cole. Orang-orang yang sama, pemain musik yang sama. Semua menyambut ide itu dengan antusias. Mr. Weston langsung membayangkannya dengan penuh suka cita, dan Mrs. Weston pun bersedia memainkan musik sepanjang malam selama ada yang ingin menari. Maka dimulailah perhitungan seru tentang siapa saja yang akan datang dan bagaimana mengatur posisi setiap pasangan.

🔒

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 16 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV 🔒 🔒 NEXT

📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

Emma

×
×