Bab 45 — Kebaikan Hati yang Ditolak
RENUNGAN sunyi Emma saat berjalan pulang tak diganggu siapa pun. Namun, begitu ia melangkah masuk ke ruang tamu, kesendiriannya pun berakhir. Mr. Knightley dan Harriet telah datang saat ia pergi, dan kini duduk bersama ayahnya.
Mr. Knightley langsung berdiri, raut wajahnya lebih serius dari biasanya.
“Aku tak mau pergi tanpa melihatmu dulu,” katanya cepat, “tapi waktuku sangat sempit, jadi aku harus langsung berangkat sekarang. Aku hendak ke London, menghabiskan beberapa hari di rumah John dan Isabella. Ada yang ingin kau titipkan atau sampaikan, selain ‘salam sayang’ yang tak akan dibawa siapa pun?”
Lanjut Baca Sampai Tamat?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca (Bab 10). Buat akun sekarang untuk lanjut membaca terjemahan novel Emma sampai tamat secara GRATIS!
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.