The Blue Castle

Bab 39 – Sepucuk Surat Perpisahan

πŸ‘οΈ 0 tayangan

VALANCY harus menulis sepucuk surat. Si iblis kecil di belakang benaknya tertawa. Dalam setiap kisah yang pernah ia baca, ketika seorang istri hendak kabur meninggalkan rumah, ia selalu meninggalkan sepucuk suratβ€”biasanya di atas bantalan jarum.

Itu bukan gagasan yang terlalu orisinal. Namun tetap saja harus ada sesuatu yang jelas dan bisa dimengerti. Apa lagi yang bisa dilakukan selain menulis surat?

Ia memandang berkeliling dengan samar, mencari sesuatu untuk menulis. Tinta? Tidak ada. Sejak tinggal di Kastel Biru, Valancy tak pernah menulis apa pun selain daftar kebutuhan rumah tangga untuk Barney. Pensil sudah cukup untuk itu, tetapi kini pensil itu entah ke mana.

Dengan linglung ia melangkah ke pintu Kamar Bluebeard dan mencoba membukanya. Ia sempat mengira pintu itu dalam keadaan terkunci, tetapi ternyata terbuka begitu saja.

Ia belum pernah mencoba membukanya sebelumnya, dan tak tahu apakah Barney biasanya menguncinya atau tidak. Jika memang biasanya dikunci, berarti Barney benar-benar terguncang hingga lupa menguncinya.

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 9 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

The Blue Castle

×
×