Bab 19 – Segala Bujukan yang Sia-Sia
TENTU saja keluarga Stirling tidak membiarkan si “orang gila malang” itu sendirian selama ini, atau menahan diri dari upaya heroik untuk menyelamatkan jiwa dan reputasinya yang konon sedang binasa.
Paman James—yang pengacaranya membantu dirinya tak lebih baik daripada dokternya—datang suatu hari dan, menemukan Valancy sendirian di dapur (demikian sangkanya), memberinya ceramah panjang yang mengerikan—mengatakan bahwa Valancy telah menghancurkan hati ibunya dan mempermalukan keluarga besarnya.
“Tapi kenapa?” kata Valancy, tetap menggosok panci buburnya dengan tenang. “Aku melakukan pekerjaan jujur dengan upah jujur. Apa yang memalukan dari itu?”
“Jangan berkelit, Valancy,” kata Paman James dengan khidmat. “Ini bukan tempat yang layak bagimu, dan kau tahu itu. Aku bahkan mendengar si mantan narapidana itu, Snaith, berkeliaran di sini setiap malam.”
“Tidak setiap malam,” kata Valancy sambil berpikir. “Tidak, tidak setiap malam.”
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 9 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!



Silakan login untuk meninggalkan komentar.