Bab 32 – Menolak Kabar Buruk
• The Tenant of Wildfell Hall •
5 Oktober.— Esther Hargrave tumbuh menjadi gadis yang sangat baik. Dia belum benar-benar keluar dari ruang belajar, tetapi ibunya sering membawanya berkunjung pada pagi hari ketika para gentleman sedang keluar, dan kadang-kadang dia menghabiskan satu-dua jam bersama kakaknya dan aku, serta anak-anak; dan ketika kami pergi ke Grove, aku selalu berusaha menemui dan berbicara dengannya lebih banyak daripada dengan siapa pun, sebab aku sangat menyayangi sahabat kecilku itu, dan dia pun menyayangiku.
Aku sering bertanya-tanya apa yang dia lihat dalam diriku hingga dia menyukaiku begitu, sebab aku bukan lagi gadis riang dan penuh kegembiraan seperti dahulu; tetapi dia hampir tidak memiliki pergaulan lain selain ibunya yang tidak sejalan dengan dirinya, serta governess-nya (seorang wanita yang sama artifisial dan konvensionalnya seperti yang diinginkan oleh ibu bijaknya untuk memperbaiki sifat alami muridnya), dan sesekali kakaknya yang pendiam dan tenang.
Aku sering bertanya-tanya bagaimana kelak nasibnya dalam hidup, dan dia pun memikirkannya; tetapi bayangan masa depannya penuh harapan yang cerah dan ringan; dahulu bayanganku juga demikian. Aku gemetar memikirkan kemungkinan dia akan terbangun, seperti diriku, pada kesadaran bahwa harapan itu hanyalah khayalan yang menipu. Rasanya seolah-olah aku akan merasakan kekecewaannya bahkan lebih dalam daripada kekecewaanku sendiri.
Lanjut Baca Sampai Tamat?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca (Bab 10). Buat akun sekarang untuk lanjut membaca terjemahan novel The Tenant of Wildfell Hall sampai tamat secara GRATIS!
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.