The Tenant of Wildfell Hall ⭐ Pilihan Editor
Naskah asli novel The Tenant of Wildfell Hall berada dalam public domain di Indonesia karena pertama kali dipublikasikan pada Juni 1848 (lebih dari 50 tahun lalu) dan penulisnya, Anne Brontë, telah wafat pada 28 Mei 1849 (lebih dari 70 tahun lalu), sebagaimana diatur UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Selengkapnya.
Suatu pagi di akhir musim gugur, ketika angin dari padang ilalang bertiup lebih tajam daripada biasanya dan langit menggantung rendah di atas lembah, kabar itu sampai ke telinga kami: Wildfell Hall, rumah tua yang sekian lama kosong dan dibiarkan lapuk oleh hujan serta lumut, kini berpenghuni kembali.
Tidak seorang pun mengetahui dari mana perempuan itu datang, ataupun alasan yang mendorongnya memilih tempat yang suram dan terpencil itu sebagai kediamannya. Namun kehadirannya segera menjadi bahan bisik-bisik di antara para tetangga, sebab jarang sekali seorang janda muda—demikian ia disebut—memilih pengasingan ketimbang pergaulan.
Aku pertama kali melihatnya di gereja, berdiri tenang dengan seorang bocah laki-laki di sisinya. Wajahnya pucat namun tegas; sorot matanya tidak mencari simpati, melainkan menjaga jarak.
Ada sesuatu dalam sikapnya—suatu kesunyian yang bukan kelemahan, melainkan pertahanan—yang membuatku, tanpa kusadari, ingin memahami kisah yang tersembunyi di balik keheningannya.
Sejak hari itu, Wildfell Hall tak lagi sekadar bangunan tua di puncak bukit, melainkan teka-teki yang pelan-pelan menuntut jawaban.
Daftar Isi
📝 Belum ada komentar untuk novel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!










Silakan login untuk meninggalkan komentar.