Bab 49 – Akhir Hayat Arthur Huntingdon

πŸ‘οΈ 0 tayangan

MESKIPUN kesehatan Mr. Lawrence kini telah pulih sepenuhnya, kunjunganku ke Woodford tetap sesering sebelumnya; meskipun sering kali tidak selama dahulu.

Kami jarang berbicara tentang Mrs. Huntingdon; namun demikian, kami tidak pernah bertemu tanpa menyebutnya, sebab aku tidak pernah mencarinya kecuali dengan harapan mendengar sesuatu tentang diri saudarinya, dan ia sendiri tidak pernah mencariku karena ia sudah cukup sering bertemu denganku tanpa itu.

Namun aku selalu memulai dengan membicarakan hal-hal lain, dan menunggu terlebih dahulu apakah ia akan membawa topik itu. Jika ia tidak melakukannya, aku akan bertanya dengan santai, β€œApakah kau baru-baru ini mendapat kabar dari saudaramu?”

Jika ia menjawab β€œTidak,” maka persoalan itu pun selesai: jika ia menjawab β€œYa,” aku akan berani bertanya, β€œBagaimana keadaannya?” tetapi tidak pernah β€œBagaimana keadaan suaminya?” meskipun aku mungkin sangat ingin mengetahuinya; karena aku tidak memiliki kemunafikan untuk berpura-pura cemas akan kesembuhannya, dan aku tidak cukup berani untuk menyatakan keinginan akan hasil yang sebaliknya.

Apakah aku memang menginginkan hal seperti itu?β€”aku khawatir harus mengakuinya; tetapi karena engkau telah mendengar pengakuanku, engkau juga harus mendengar pembelaankuβ€”setidaknya beberapa alasan yang kupakai untuk menenangkan hati nuraniku yang menuduh.

πŸ“–

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 15 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

The Tenant of Wildfell Hall

×
×