Bab 22 – Noktah Hitam yang Mulai Terlihat
• The Tenant of Wildfell Hall •
5 Oktober.— Cawan kemanisanku tidak sepenuhnya murni; ada kepahitan yang tercampur di dalamnya, yang tak dapat kusembunyikan dari diriku sendiri, betapapun aku berusaha menyamarkannya. Aku boleh saja meyakinkan diriku bahwa rasa manisnya lebih kuat; aku boleh menyebutnya sebagai aroma yang menyenangkan; tetapi bagaimanapun juga, kepahitan itu tetap ada, dan aku tak dapat tidak merasakannya.
Aku tidak dapat menutup mata terhadap kesalahan-kesalahan Arthur; dan semakin aku mencintainya, semakin kesalahan-kesalahan itu mengusikku. Bahkan hatinya sendiri, yang begitu kupercayai, tampaknya—kutakutkan—tidak sehangat dan semurah hati seperti yang kukira. Setidaknya hari ini dia menunjukkan suatu contoh wataknya yang tampaknya layak dinamai dengan sebutan yang lebih keras daripada sekadar kecerobohan.
Dia dan Lord Lowborough menemani Annabella dan aku dalam sebuah perjalanan berkuda yang panjang dan menyenangkan; dia berkuda di sampingku seperti biasa, sementara Annabella dan Lord Lowborough sedikit di depan kami, yang terakhir itu membungkuk ke arah temannya seolah-olah sedang berbicara dengan penuh keakraban dan kepercayaan.
Lanjut Baca Sampai Tamat?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca (Bab 10). Buat akun sekarang untuk lanjut membaca terjemahan novel The Tenant of Wildfell Hall sampai tamat secara GRATIS!
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.