Bab 23
“MALAM hujan itu disusul pagi berkabut—setengah beku, setengah gerimis—dan anak-anak sungai sementara membelah jalan kami, mengalir dari dataran tinggi. Kaki-kaki saya basah kuyup; suasana hati saya buruk dan lunglai—persis kondisi yang membuat segala hal kecil terasa makin menjengkelkan.
“Kami masuk ke rumah pertanian lewat pintu dapur untuk memastikan apakah Mr. Heathcliff benar-benar pergi, sebab saya sama sekali tak percaya pada ucapannya sendiri.
“Joseph tampak sedang duduk dalam semacam nirwana versinya: sendirian di samping api unggun yang menyala garang, ditemani satu kendi besar bir di meja—penuh dengan potongan oat-cake panggang—dan pipa pendek hitam terselip di bibirnya.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca bagi guest visitor. Cukup buat akun Reader KlikNovel untuk membaca lebih banyak bab terjemahan novel Wuthering Heights.
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.