Wuthering Heights

Bab 12

👁️ 2 tayangan

“SEMENTARA Miss Linton murung berkeliling taman dan halaman—selalu diam, dan hampir selalu berlinang air mata—kakaknya mengurung diri bersama buku-buku yang tak pernah dia buka.

“Saya bisa menebak, Mr. Linton hanya memelihara harapan samar bahwa Mrs. Linton, menyesali perlakuannya, suatu saat akan datang sendiri untuk meminta maaf dan mencari jalan damai.

“Mrs. Linton, di sisi lain, berpuasa dengan keras kepala, mungkin dengan anggapan bahwa di setiap waktu makan suaminya akan tercekat menahan rindu karena dia tak hadir—dan hanya harga diri semata yang menahan laki-laki itu untuk berlari dan bersimpuh di kakinya.

“Saya menjalani pekerjaan rumah seperti biasa, sepenuhnya yakin bahwa di seluruh Grange hanya ada satu jiwa yang waras—dan itu ada dalam diri saya sendiri.

“Saya tak membuang waktu untuk menghibur si nona, tidak pula menasihati majikan saya. Keluhan tuan saya juga tak banyak saya pedulikan, meski dia merana karena tak bisa mendengar nama istrinya—apalagi suaranya.

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 10 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV 🔒 🔒 NEXT

📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×