Madame Bovary

Bagian Kedua

Bab 2

πŸ‘οΈ 0 tayangan

EMMA turun lebih dulu, disusul FΓ©licitΓ©, Monsieur L’Heureux, seorang pengasuh bayi, dan mereka pun terpaksa membangunkan Charles di sudut ruangan, tempat ia sudah tertidur pulas begitu malam tiba.

Homais muncul menghampiri; ia menyampaikan penghormatannya kepada Madame, basa-basinya kepada Monsieur, mengatakan betapa senangnya ia bisa memberi beberapa bantuan kecil, lalu menambahkan dengan sikap ramah bahwa ia telah memberanikan diri mengundang dirinya sendiri, apalagi istrinya sedang tidak ada di rumah.

Begitu berada di dapur, Madame Bovary mendekati perapian. Dengan ujung kedua jarinya, ia mengangkat gaunnya setinggi lutut, lalu menariknya hingga ke pergelangan kaki; kemudian, di atas kaki kambing panggang yang sedang berputar, ia mengulurkan ke arah api kaki bersepatu bot hitam.

Cahaya api menyinarinya sepenuhnya, menembus dengan terang kasar jalinan kain gaunnya, pori-pori kulit putihnya yang halus, bahkan kelopak matanya yang sesekali berkedip. Semburat merah besar melintas di tubuhnya, mengikuti embusan angin yang masuk dari pintu yang setengah terbuka.

Di seberang perapian, seorang pemuda berambut pirang memandanginya dalam diam.

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 10 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×