Bab 51 – Lydia Keceplosan, Elizabeth Jadi Penasaran
β’ Pride and Prejudice (Terjemahan Kasual) β’
HARI pernikahan Lydia akhirnya tiba. Jane sama Elizabeth justru ngerasa lebih tegang daripada Lydia sendiri, seolah mereka yang bakal nikah. Kereta jemputan sudah dikirim ke ββ untuk jemput Lydia dan suaminya, dan mereka dijadwalin nyampe sebelum makan malam. Kedatangan mereka bikin deg-degan, terutama bagi kakak-kakaknya yang lebih tua. Jane bahkan ngerasa Lydia mustinya pasti malu bangetβ¦ seandainya Lydia emang punya rasa malu. Tapi kenyataannya? Jane sendiri yang justru stres mikirin apa yang bakal Lydia alami.
Pengantin baru pun tiba. Semua keluarga udah ngumpul di ruang sarapan untuk nyambut. Wajah Mrs. Bennet berseri-seri penuh senyum waktu kereta berhenti di depan pintu. Pak Bennet? Datar dan serius. Anak-anak perempuannya? Kelihatan gelisah, cemas, dan enggak nyaman.
Terdengar suara Lydia dari lorong, pintu dibuka, dan⦠jreng! Dia masuk dengan gaya ceria kayak biasa. Mamanya langsung maju meluk dia dengan penuh semangat, nyambut menantunya, Mr. Wickham, dengan senyum penuh kasih. Dia genggam tangan sang pengantin pria dan ngucapin selamat dengan semangat seolah enggak pernah ada masalah apa-apa.
Lanjut Baca Sampai Tamat?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca (Bab 13). Buat akun sekarang untuk lanjut membaca terjemahan novel Pride and Prejudice (Terjemahan Kasual) sampai tamat secara GRATIS!
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.