Bab 45 – Parade Iri Hati Caroline Bingley
SEKARANG Elizabeth cukup yakin kalo alasan Caroline Bingley enggak suka sama dia itu cuma karena cemburu. Jadi, dia bisa bayangin betapa enggak nyamannya kehadiran dia di Pemberley bagi perempuan itu. Tapi ya, dia juga penasaran: kira-kira Miss Bingley bakal bersikap seberapa ramah sekarang?
Begitu sampe di rumah tujuan, mereka diarahin masuk ke ruang tamu lewat lorong yang adem karena ngadep ke utaraβpas banget buat musim panas. Jendela-jendelanya model terbuka sampe ke lantai, ngasih pemandangan nyegerin ke bukit-bukit hijau di belakang rumah, lengkap dengan pohon oak dan kastanye yang bertebaran di halaman.
Di ruangan itu, mereka disambut sama Georgiana Darcy yang duduk bareng Mrs. Hurst alias Louisa, Caroline, dan satu lagiβperempuan yang tinggal bareng Caroline di London. Sambutan Georgiana sebenernya ramah, tapi kelihatan banget dia gugup dan malu-malu. Karena sifat pemalu dan takut salah inilah, orang yang ngerasa sebagai kalangan βbiasa ajaβ bisa dengan mudah ngira Georgiana itu sombong atau dingin. Tapi Mrs. Gardiner dan Elizabeth ngerti, dan mereka malah jadi kasihan sama gadis itu.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca bagi guest visitor. Cukup buat akun Reader KlikNovel untuk membaca lebih banyak bab terjemahan novel Pride and Prejudice (Terjemahan Kasual).
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!


Silakan login untuk meninggalkan komentar.