Emma - Jane Austen (Shandi Publisher)
Emma - Jane Austen (Shandi Publisher)
Rp119.700
Lihat di Shopee
The Old Man and the Sea - Ernest Hemingway
The Old Man and the Sea - Ernest Hemingway
Rp46.500
Lihat di Shopee
The Case-Book of Sherlock Holmes
The Case-Book of Sherlock Holmes
Rp56.250
Lihat di Shopee
The Age of Innocence - Edith Wharton
The Age of Innocence - Edith Wharton
Rp92.650
Lihat di Shopee
The Valley of Fear - Sir Arthur Conan Doyle
The Valley of Fear - Sir Arthur Conan Doyle
Rp59.250
Lihat di Shopee
Burmese Days - George Orwell
Burmese Days - George Orwell
Rp81.750
Lihat di Shopee

Catatan Penutup: Tentang Cinta, Pilihan, dan Pertumbuhan

• Sense and Sensibility •

👁️ 8 views

Sense and Sensibility—atau dalam terjemahan bebasnya: Logika dan Perasaan—bukan sekadar kisah cinta klasik. Ia adalah cermin kehidupan yang merefleksikan gejolak batin manusia saat dihadapkan pada pilihan-pilihan rumit dalam hidup. Apa yang dibawa Jane Austen lewat kisah Elinor dan Marianne bukanlah drama cinta biasa, melainkan pelajaran tentang kedewasaan emosional, tanggung jawab sosial, dan pertarungan abadi antara perasaan dan akal sehat.

Elinor dan Marianne adalah dua sisi dari satu mata uang. Elinor menjalani hidup dengan kepala dingin dan penuh pertimbangan, kadang terlihat terlalu menahan diri, bahkan ketika hatinya hancur. Sebaliknya, Marianne mewakili semangat muda yang spontan dan penuh emosi, mencintai tanpa batas dan menderita tanpa benteng pertahanan. Keduanya melakukan kesalahan, keduanya belajar, dan keduanya menemukan versi kebahagiaan mereka sendiri—walau lewat jalan yang sangat berbeda.

Jane Austen, dengan kepekaan yang langka, menyusun kisah ini dalam konteks masyarakat Inggris awal abad ke-19, di mana posisi sosial dan uang seringkali menentukan nasib seorang perempuan lebih dari karakter atau kecerdasannya. Dalam dunia seperti itu, perempuan tidak punya banyak ruang untuk bersalah, apalagi untuk pulih. Namun lewat Elinor dan Marianne, Austen memberikan harapan—bahwa bahkan dalam masyarakat yang mengekang, ada ruang untuk tumbuh dan memilih sendiri jalan hidup.

Penting untuk mencatat bahwa akhir dari kisah ini tidak mengarah pada “keadilan puitis” seperti dongeng-dongeng biasa. Willoughby tidak dihukum secara sosial. Lucy tidak mendapat ganjaran. Mrs. Ferrars tidak berubah jadi sosok bijak. Justru, Austen membiarkan dunia tetap berjalan sebagaimana adanya: tidak sempurna, tapi tetap bisa membuat kita bahagia—jika kita tahu caranya menghadapi realitas.

Kebahagiaan dalam Sense and Sensibility bukan kebahagiaan ideal, tetapi kebahagiaan yang realistis. Elinor tidak mendapatkan pria paling kaya, tapi ia mendapatkan pria yang benar-benar mencintainya dan hidup cukup layak. Marianne tidak bersama cinta pertamanya, tapi ia menemukan cinta yang stabil dan bertumbuh bersama waktu. Dan dalam dunia Austen, itu lebih dari cukup.

Menarik pula menyimak bagaimana novel ini memperlakukan peran keluarga. Meski banyak tokoh perempuan dalam cerita ini menghadapi dunia dengan kekuatan masing-masing, keluarga tetap menjadi sistem pendukung yang sangat penting. Bahkan ketika keluarga itu toksik seperti Mrs. Ferrars, atau gegabah seperti John Dashwood, mereka tetap berpengaruh kuat terhadap pilihan-pilihan karakter utama. Dalam narasi Austen, keluarga bukan sekadar latar belakang—ia adalah salah satu medan pertempuran utama.

Dari perspektif kontemporer, kisah ini mungkin terasa lambat, dengan banyak percakapan yang tampaknya hanya basa-basi. Tapi di balik kalimat-kalimat sopan dan diskusi tentang cuaca atau perjamuan sore, Austen menyelipkan kritik sosial yang tajam dan ironi yang menohok. Ia menyindir kemunafikan, mengolok kepalsuan, dan mencintai kejujuran—bahkan yang menyakitkan.

Dan inilah yang membuat Sense and Sensibility tetap relevan setelah lebih dari dua abad: bahwa pada akhirnya, kebahagiaan sejati tidak datang dari mengikuti hasrat atau menekan perasaan sepenuhnya, tapi dari belajar menyeimbangkan keduanya. Karena hidup, seperti yang ditunjukkan Elinor dan Marianne, adalah tentang belajar memilih apa yang paling benar untuk kita—bukan hanya apa yang paling kita inginkan.

Beri Rating Novel Ini

Silakan login untuk memberi rating pada novel ini.

Dukung Penulis/Penerjemah Novel Favoritmu

0 Total Vote
0 Pemberi Vote
Rp 0 Komisi Penulis/Penerjemah

💖 Suka baca cerita ini?

Bantu KlikNovel menerjemahkan lebih banyak novel public domain seperti Sense and Sensibility karya Jane Austen ini. Scan QR Code untuk berdonasi via Saweria 🙏

Lihat semua opsi kontribusi

The Phantom of the Opera - Gaston Leroux
The Phantom of the Opera - Gaston Leroux
Rp51.750
Lihat di Shopee
Kumpulan Cerpen Terbaik DH Lawrence
Kumpulan Cerpen Terbaik DH Lawrence
Rp104.250
Lihat di Shopee
The Necklace and Other Stories - Guy de Maupassant
The Necklace and Other Stories - Guy de Maupassant
Rp48.500
Lihat di Shopee
Sherlock Holmes - The Sign of Four
Sherlock Holmes - The Sign of Four
Rp36.500
Lihat di Shopee
Kumpulan Cerpen Terbaik Guy de Maupassant
Kumpulan Cerpen Terbaik Guy de Maupassant
Rp74.250
Lihat di Shopee
Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Rp42.750
Lihat di Shopee

📝 Belum ada komentar untuk bab ini. Jadilah yang pertama berkomentar!

The Picture of Dorian Gray - Oscar Wilde
The Picture of Dorian Gray - Oscar Wilde
Rp44.250
Lihat di Shopee
The Sexy Secret - Indah Hanaco
The Sexy Secret - Indah Hanaco
Rp71.250
Lihat di Shopee
Kumpulan Cerpen Terbaik Leo Tolstoy
Kumpulan Cerpen Terbaik Leo Tolstoy
Rp90.000
Lihat di Shopee
Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Around the World in Eighty Days - Jules Verne
Rp42.750
Lihat di Shopee
Kumpulan Cerpen Terbaik DH Lawrence
Kumpulan Cerpen Terbaik DH Lawrence
Rp104.250
Lihat di Shopee
Persuasion - Jane Austen
Persuasion - Jane Austen
Rp44.250
Lihat di Shopee

• Sense and Sensibility •