Sense and Sensibility

Bab 21 – Gosip yang Makin Seru

๐Ÿ‘๏ธ 8 tayangan

KEESOKAN harinya, keluarga Palmer kembali ke Cleveland, dan dua keluarga yang tinggal di Barton pun kembali mengandalkan satu sama lain untuk bersosialisasi. Tapi masa tenang itu tidak berlangsung lama. Elinor bahkan belum sepenuhnya melupakan tamu terakhir merekaโ€”masih saja heran melihat Charlotte bisa begitu ceria tanpa alasan jelas, Mr. Palmer yang tampak biasa-biasa saja padahal pintar, dan betapa seringnya pasangan suami istri terlihat sangat tidak serasiโ€”ketika semangat tinggi Sir John dan Mrs. Jennings untuk bersosialisasi kembali memperkenalkannya pada kenalan baru yang layak diamati.

Dalam sebuah perjalanan pagi ke Exeter, mereka bertemu dua gadis muda yang langsung dikenali Mrs. Jennings sebagai kerabatnya. Dan itu saja sudah cukup bagi Sir John untuk langsung mengundang mereka ke rumah, begitu urusan mereka di Exeter selesai. Tentu saja, segala urusan di Exeter langsung ditinggalkan demi undangan itu. Sekembalinya Sir John, Lady Middleton pun cukup terkejut mendengar bahwa dia akan segera kedatangan dua tamu perempuan yang sama sekali belum pernah ia temui, dan soal keanggunan merekaโ€”atau bahkan sekadar kesopananโ€”ia tidak punya bukti apa pun. Jaminan dari suami dan ibunya jelas tak berarti apa-apa baginya. Justru karena mereka kerabat, baginya malah makin buruk. Maka upaya Mrs. Jennings untuk menenangkannya dengan berkata bahwa tak usah terlalu peduli soal apakah mereka modis atau tidakโ€”karena toh mereka semua keluarga dan harus saling menerimaโ€”jadi terasa sia-sia. Karena tidak mungkin lagi mencegah kedatangan mereka, Lady Middleton pun akhirnya pasrah, seperti wanita berpendidikan yang baik, dan cukup membalasnya dengan menegur suaminya secara halus lima atau enam kali sehari.

Para gadis itu akhirnya datang. Penampilan mereka tidak bisa dibilang tidak sopan atau ketinggalan zaman. Pakaian mereka rapi, sikap mereka sopan, mereka memuji rumah tersebut setinggi langit, dan begitu terkesan dengan perabotannya. Kebetulan mereka juga sangat menyukai anak-anak, sampai-sampai Lady Middleton langsung jatuh hati pada mereka sebelum satu jam berlalu. Ia pun menyebut mereka โ€œsangat menyenangkanโ€, yang untuk ukuran Lady Middleton sudah termasuk pujian setinggi langit. Rasa percaya diri Sir John terhadap penilaiannya sendiri pun langsung melonjak, dan ia segera meluncur ke pondok untuk memberi tahu Miss Dashwood bahwa Miss Steele sudah datang, dan menyakinkan mereka bahwa kedua gadis itu adalah yang paling manis sedunia.

Tapi dari pujian seperti itu, Elinor tahu tidak banyak yang bisa disimpulkan. Ia sudah paham betul bahwa โ€œgadis paling manis di duniaโ€ bisa ditemukan di mana pun di Inggris, dalam segala macam bentuk, rupa, sifat, dan kecerdasan. Sir John sangat ingin seluruh keluarga Dashwood datang langsung ke rumah untuk melihat sendiri para tamunya. Benar-benar pria yang dermawan dan murah hati! Menyimpan sepupu tingkat tiga pun rasanya terlalu egois baginya.

โ€œAyolah, ikut sekarang,โ€ bujuknya. โ€œAyo dong, kalian harus ikutโ€”aku seriusโ€”kalian pasti suka mereka. Lucy itu cantik sekali, ramah, dan menyenangkan! Anak-anak semua sudah nempel ke dia, seolah mereka sahabat lama. Dan mereka berdua benar-benar ingin bertemu kalianโ€”mereka dengar di Exeter kalau kalian ini cantik-cantik banget; dan aku sudah bilang, itu semua benar, bahkan lebih dari itu. Kalian pasti bakal senang sekali sama mereka. Mereka bawa satu kereta penuh mainan buat anak-anak. Masa kalian tega tidak mau ikut? Mereka itu sepupu kalian juga, lho, ya setidaknya sepupu karena pernikahan. Kalian sepupu aku, mereka sepupu istriku, berarti kita semua ada hubungannya, kan?โ€

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 11 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV ๐Ÿ”’ ๐Ÿ”’ NEXT

๐Ÿ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

Sense and Sensibility

×
×