Sense and Sensibility

Bab 41 – Hidup Baru Edward, Skema Baru Robert!

πŸ‘οΈ 7 tayangan

SETELAH menyampaikan langsung rasa terima kasihnya pada Kolonel Brandon, Edward segera melanjutkan langkahnyaβ€”dengan hati berbunga-bungaβ€”menuju Lucy. Dan ternyata, saat ia tiba di Bartlett’s Buildings, kebahagiaannya sudah memuncak. Sampai-sampai Lucy bisa dengan mantap mengatakan pada Mrs. Jennings, yang datang lagi keesokan harinya untuk mengucapkan selamat, bahwa ia belum pernah melihat Edward sebahagia itu sebelumnya.

Lucy sendiri, jelas saja, juga sedang amat bahagia. Ia bahkan sependapat sepenuhnya dengan Mrs. Jennings dalam harapan bahwa mereka semua akan tinggal nyaman di Delaford Parsonage sebelum musim gugur tiba.

Dan menariknya, Lucy sama sekali tidak pelit memberi pujian pada Elinor. Justru sebaliknyaβ€”ia bicara dengan penuh rasa terima kasih, menyebut Elinor sebagai sahabat yang luar biasa bagi dirinya dan Edward. Ia juga tidak ragu mengakui semua jasa Elinor, dan bahkan terang-terangan bilang kalau Elinor adalah tipe orang yang bisa melakukan apa saja untuk orang-orang yang ia sayangi. Bagi Lucy, semua bentuk bantuan dari Miss Dashwoodβ€”baik yang sekarang maupun di masa depanβ€”tidak akan pernah mengejutkannya.

Soal Kolonel Brandon, Lucy bahkan tampak sangat kagum. Ia tidak hanya menganggap beliau sebagai orang suci, tetapi juga benar-benar ingin agar Brandon diperlakukan seperti orang suci juga dalam urusan duniawi. Ia berharap pajak gereja (tythes) di Delaford bisa dinaikkan setinggi mungkin demi beliau, dan diam-diam berencana untuk memanfaatkan sebanyak mungkin fasilitas yang dimiliki Kolonel Brandonβ€”termasuk para pelayannya, kereta kudanya, sapi-sapinya, dan bahkan unggas-unggasnya!

Sudah lebih dari seminggu sejak John Dashwood terakhir datang ke Berkeley Street, dan karena selama itu tak ada kabar atau perhatian lebih dari mereka atas sakitnya sang istri, Elinor merasa sudah waktunya menjenguk.

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 11 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

Sense and Sensibility

×
×