Bab 46 – Dari Galau ke Glow Up: Petualangan Marianne Mencari Kedamaian
PENYAKIT Marianne, meskipun cukup melemahkan, ternyata tidak berlangsung cukup lama hingga membuat proses pemulihannya berjalan lambat. Dengan kekuatan masa muda, kondisi fisik yang sehat, dan kehadiran sang ibu sebagai penyemangat, kesembuhannya berlangsung lancar. Hanya empat hari setelah Mrs. Dashwood tiba, Marianne sudah cukup kuat untuk pindah ke ruang rias milik Mrs. Palmer.
Begitu tiba di sana—atas permintaannya sendiri karena ia tak sabar ingin mengucapkan terima kasih—Kolonel Brandon pun diundang untuk menemuinya.
Begitu masuk ke ruangan, perasaan Kolonel Brandon campur aduk. Wajah Marianne yang tampak jauh berubah dan tangan pucat yang langsung diulurkan padanya membuat emosinya meluap. Menurut Elinor, reaksi seperti itu pasti berasal dari perasaan yang lebih dalam dari sekadar rasa sayang biasa, atau sekadar kesadaran bahwa perasaannya kini sudah diketahui orang lain. Ia pun segera menangkap kesedihan di mata Kolonel, serta rona wajahnya yang terus berubah ketika menatap Marianne. Barangkali pikirannya kembali pada berbagai kenangan pahit yang dulu pernah ia alami bersama Eliza—kesamaan antara keduanya kini makin nyata: tatapan mata yang sayu, kulit yang tampak pucat sakit, posisi tubuh yang lemah bersandar, dan ucapan terima kasih tulus yang begitu menyentuh.
Lanjut Baca Sampai Tamat?
Kamu sudah mencapai batas Zona Bebas Baca (Bab 10). Buat akun sekarang untuk lanjut membaca terjemahan novel Sense and Sensibility sampai tamat secara GRATIS!
📝 Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!
Silakan login untuk meninggalkan komentar.