The Story of the Iliad

Bab VII – Gaukos dan Diomedes

πŸ‘οΈ 0 tayangan

MAKA ketika Ares telah pergi, orang-orang Yunani kembali unggul, membunuh banyak putra Troya dan sekutu-sekutu mereka. Namun akhirnya Helenos, sang peramal bijaksana, berkata kepada Hektor dan Aineias:β€”

“Suruhlah pasukan mundur ke tembok, dan berjalanlah di barisan dan berilah mereka kekuatan dan keberanian sebanyak yang kalian bisa. Dan engkau, Hektor, setelah kau lakukan itu, masuklah ke kota, dan suruhlah ibumu pergi bersama putri-putri Troya, dan ambillah jubah termahal yang dimilikinya, dan letakkanlah di pangkuan Athena di kuilnya, bernazarlah untuk mempersembahkan dua belas ekor sapi betina, jika kiranya Dia akan berbelas kasih kepada kita, dan menjauhkan Diomedes ini dari tembok kita. Sungguh tidak ada orang Yunani yang sekuat dia; kita bahkan tidak takut pada Akhilles sendiri seperti kita takut pada orang ini hari ini, begitu dahsyat dan ganasnya dia. Pergilah, dan kami akan bertahan sebaik mungkin sementara itu.”

Maka Hektor berjalan melalui barisan, menyuruh mereka untuk bersemangat, dan pergi ke kota.

Dan ketika ia pergi, Glaukos dari Lykia dan Diomedes bertemu di ruang antara kedua pasukan. Maka pertama-tama Diomedes berkata: “Katakan padaku, hai orang perkasa yang gagah berani, siapa dirimu di antara manusia fana, karena belum pernah sebelumnya aku melihatmu dalam pertempuran; tetapi sekarang kau maju jauh di depan barisan kawan-kawanmu, dan bersedia menantang tombakku. Sialanlah ayah dari mereka yang melawan kekuatanku.

β€œJika engkau salah satu dewa abadi, dan turun dari surga, aku tidak akan bertempur denganmu. Aku tidak berani menyamakan diriku dengan dewa-dewa surga. Karena Raja Likourgos, putra Dryas, yang bertempur dengan para dewa, tidak berumur panjang. Di seluruh negeri Nysa dia mengusir para ibu pengasuh Bacchus, mengayunkan tongkat penggembala dalam keganasannya, sehingga mereka menjatuhkan tongkat mereka karena takut; dan Bacchus juga melarikan diri dan melompat ke dalam ombak laut asin, karena sangat ketakutan; dan Thetis menerimanya ke pangkuannya.

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×