The Story of the Iliad

Bab XVI – Pertempuran di Kapal-Kapal

πŸ‘οΈ 0 tayangan

DAN ketika Zeus telah membawa orang-orang Troya mendekati kapal-kapal, Ia memalingkan matanya, dan tidak memandang mereka lagi, karena Ia menganggap bahwa tidak ada dewa abadi yang akan datang membantu baik Troya maupun Yunani.

Tetapi Poseidon mengawasi pertempuran dari puncak Samothrace yang berhutan, dari mana Ia dapat melihat Ida dan Troya dan kapal-kapal. Dan Ia mengasihani orang-orang Yunani, ketika Ia melihat bagaimana mereka melarikan diri dari Hektor, dan berniat dalam hatinya untuk menolong mereka.

Maka Ia meninggalkan puncak Samothrace, dan datang dengan empat langkah ke Aegae, di mana istananya berada di kedalaman laut. Di sana Ia memasang kuda-kuda ke keretanya, dan melaju, melintasi ombak, dan binatang-binatang besar laut bermain-main di sekelilingnya ketika Ia pergi, mengetahui raja mereka.

Kuda-kudanya Ia tempatkan di gua laut, dan melepaskannya dari kereta, dan memberinya makanan abadi untuk dimakan, dan memasang belenggu emas di kaki mereka agar mereka menunggu kepulangan-Nya.

Dan sementara itu orang-orang Troya terus maju, mengikuti Hektor, seperti badai atau nyala api besar, sebab mereka berpikir untuk merebut kapal-kapal dan membunuh orang-orang Yunani di samping mereka.

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×