The Story of the Iliad

Bab XXIII – Peperangan Para Dewa

πŸ‘οΈ 0 tayangan

KETIKA Dewa Sungai itu melihat bahwa Asteropaios telah mati, dan bahwa Akhilles sedang membinasakan banyak orang Pæonia—sebab mereka menjadi kacau karena pemimpin mereka telah gugur—ia mengambil rupa seorang manusia dan berkata kepada Akhilles:

β€œSesungguhnya, Akhilles, engkau melampaui semua manusia lain dalam kekuatan dan perbuatan berdarah; sebab para dewa sendiri melindungimu. Mungkin Zeus telah menyerahkan kepadamu tugas untuk membunuh semua putra Troya; tetapi pergilah menjauh dariku dan lakukan kehendakmu di dataran itu; sebab aliranku telah tersumbat oleh banyaknya mayat, dan aku tidak lagi dapat mengalir menuju laut. Karena itu, berhentilah menggangguku.”

Kepadanya Akhilles menjawab: β€œBiarlah demikian menurut kehendakmu, hai Skamandros. Tetapi aku tidak akan berhenti membunuh orang-orang Troya sampai aku telah menghalau mereka ke dalam kota mereka dan menguji Hektor, apakah aku yang akan mengalahkannya ataukah dia yang akan mengalahkanku.”

Demikianlah katanya, lalu ia maju terus mengejar orang-orang Troya. Kemudian Sungai itu berseru kepada Apollo:

β€œSedikit sekali engkau melakukan kehendak ayahmu, hai Pemilik Busur Perak, yang memerintahkanmu berdiri di pihak orang-orang Troya dan menolong mereka sampai kegelapan menutupi bumi.”

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×