Bab X – Pertempuran di Dataran
KETIKA pagi berikutnya tiba, Zeus memanggil para dewa untuk bersidang di puncak tertinggi Olimpus, dan berkata kepada mereka:β
“Dengarkanlah, hai para dewa dan dewi! Jangan ada di antara kalian yang berani melanggar firman-Ku. Barangsiapa di antara kalian yang menolong baik orang Yunani maupun Troya, akan Ku-pukul dengan petir, atau akan Ku-lemparkan jauh ke bawah ke dalam kegelapan Tartarus, yang gerbangnya besi dan ambangnya perunggu, dan dia akan tahu bahwa Aku-lah pemimpin di antara para dewa.
βDan jika kalian ingin menguji kekuatan-Ku, turunkanlah rantai emas dari surga ke bumi, dan peganglah, hai semua dewa dan dewi. Namun kalian tidak akan menyeret Zeus ke bawah, tidak, sekalipun kalian berusaha dengan sekuat tenaga. Tetapi jika Aku menarik dengan segenap kekuatan-Ku, Aku dapat mengangkat kalian, dan bumi serta laut bersama kalian, dan mengikat rantai itu pada sebuah tanduk Olimpus, dan meninggalkan kalian tergantung di sana. Begitu besar kekuatan-Ku melebihi semua yang lain.”
Maka semua dewa duduk terdiam dan tercengang. Namun akhirnya Athena berkata: “Pastilah kami tahu, Bapa Zeus, bahwa kekuatan-Mu tidak dapat ditentang. Namun kami berbelas kasihan kepada orang-orang Yunani, jangan sampai mereka binasa seluruhnya. Kami akan menjauh dari perang, sesuai perintah-Mu, tetapi kami akan memberi mereka nasihat.”
Dan Zeus tersenyum kepadanya, dan mengabulkan keinginannya. Kemudian Ia memasang kuda-kuda cepat ke kereta-Nya, dan menyentuhnya dengan cambuk. Di tengah-tengah antara langit dan bumi mereka terbang, dan tiba di Ida, gunung yang banyak mata airnya. Di sana Ia menghentikan perjalana dan duduk di antara puncak-puncak, memandang kota Troya dan pasukan orang-orang Yunani.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!



Silakan login untuk meninggalkan komentar.