Bab XXII – Pertempuran di Sungai
DEMIKIANLAH Akhilles kembali maju ke medan pertempuran, dengan hasrat yang terutama untuk bertemu dengan Hektor dan membunuhnya. Tetapi Apollo berdiri di sisi Aineias, dan berkata kepadanya: βDi manakah sekarang kesombonganmu, Aineias, bahwa engkau hendak menghadapi Akhilles berhadapan muka?β
Kemudian Aineias menjawab: βTidak demikian. Aku pernah berdiri melawannya pada hari ketika dia merebut kota Lyrnessos. Tetapi aku melarikan diri daripadanya, dan hanya kakiku yang cepat yang menyelamatkanku dari jatuh oleh tombaknya. Sungguh, seorang dewa selalu menyertainya, membuat tombaknya terbang tepat mengenai sasaran.β
Kepadanya Apollo menjawab lagi: βEngkau pun adalah putra seorang dewi, dan ibumu lebih agung daripada ibunya, sebab ibunya hanyalah putri lautan. Majulah lurus kepadanya dengan tombakmu, dan jangan biarkan ancamannya membuatmu gentar.β
Maka Aineias keluar dari kerumunan pasukan untuk menghadapi Akhilles. Dan Akhilles berkata:
βApakah engkau bertempur denganku karena engkau berharap akan memerintah atas bangsa Troya, atau apakah mereka telah memberimu sebidang tanah pilihan, ladang bajakan dan kebun, untuk menjadi milikmu setelah engkau membunuhku? Engkau tidak akan mendapati hal itu mudah. Tidakkah engkau ingat bagaimana engkau melarikan diri dariku pada hari ketika aku merebut Lyrnessos?β
Kemudian Aineias menjawab: βJangan berpikir hendak menakutiku dengan kata-kata, putra Peleus, sebab aku pun adalah putra seorang dewi. Marilah kita menguji kekuatan satu sama lain.β
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!



Silakan login untuk meninggalkan komentar.