Bab XIII – Perbuatan Gagah Berani Agamemnon
KETIKA hari berikutnya menyingsing, Raja Agamemnon memanggil orang-orang Yunani untuk bertempur. Dan pertama-tama ia mengenakan senjatanya; di dadanya ia memasang baju zirah yang diberikan Kinyras dari Siprus kepadanya; dua belas lapis besi gelap, dan dua belas emas, dan dua puluh timah, dan di kedua sisi tiga naga tegak, menjulang ke leher, dengan banyak warna, seperti pelangi yang diletakkan Zeus di awan sebagai tanda bagi manusia.
Dari bahunya ia menggantungkan pedangnya yang berkilau dengan ukiran emas dan sarung perak; dan di lengannya ia memasang perisainya, sepanjang mata kaki, dengan kepala Gorgon, mengerikan dipandang, di tengah, dan Ketakutan dan Pelarian di kedua sisi. Berbingkai perak perisai itu, dan terukir di bingkai itu dalam besi seekor naga dengan tiga kepala tumbuh dari leher tunggal. Terakhir ia mengambil dua tombak, satu di setiap tangan; dan Athena serta Hera mengguntur ketika ia pergi untuk memberikan kehormatan kepadanya.
Di sisi lain Hektor mengatur barisan orang-orang Troya. Seperti bintang celaka yang kini bersinar dari awan, dan kini tersembunyi, demikianlah Hektor kini bersinar di antara barisan terdepan, dan kini mengatur barisan belakang.
Maka orang-orang Troya dan orang-orang Yunani saling menerjang. Seperti para penuai menuai di ladang orang kaya, membuat jelai dan gandum jatuh dalam barisan panjang, demikianlah orang-orang Troya dan Yunani saling membunuh. Selama hari masih meninggi, pertempuran seimbang, dan rakyat jatuh sama rata di kedua sisi; tetapi pada tengah hari, pada saat orang yang menebang kayu di antara bukit-bukit merasa lelah dengan pekerjaannya dan mendambakan makanan, maka orang-orang Yunani dengan serangan besar mematahkan barisan Troya, dan Agamemnon melompat pertama ke celah itu.
Pertama ia membunuh dua orang dalam satu kereta, Bienor dan kusirnya; dan di samping mereka dua putra Priam, Isus dan Antiphus. Keduanya pernah ditangkap Akhilles ketika mereka menggembalakan ternak di lereng Ida, dan dilepaskan dengan tebusan. Sekarang Agamemnon menemui mereka, dan ia mengenali mereka, karena pernah melihat mereka sebelumnya di kapal-kapal.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.
π Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!





Silakan login untuk meninggalkan komentar.