Bab XIX – Kebangkitan Akhilles
SENGIT pertarungan di sekitar mayat Patroklos, dan banyak pahlawan gugur, baik dari pihak ini maupun pihak itu, dan yang pertama di antara mereka semua adalah Euphorbos, yang pertama kali melukai Patroklos. Karena ketika ia mendekat untuk merampas senjata orang mati itu, Menelaos membunuhnya dengan tombak.
Menelaos membunuh Euphorbos, tetapi tidak mengambil senjatanya, sebab Hektor datang melalui pertempuran; dan Menelaos tidak berani menantang kedatangannya, tetapi kembali ke barisan rakyatnya sendiri. Maka Hektor merampas senjata Patroklos, senjata yang diberikan Akhilles yang agung untuk dikenakannya.
Kemudian Hektor memegang mayat itu, dan hendak menyeretnya ke dalam pasukan Troya, tetapi Aias Telamon maju ke depan, dan meletakkan perisai lebarnya di depannya, seperti singa berdiri di depan anak-anaknya ketika para pemburu bertemu dengannya di hutan, menarik alisnya yang lebat ke atas matanya.
Maka Hektor mengalah, tetapi Glaukos melihatnya dan berkata:โ
“Sekarang ini adalah aib bagimu, bahwa engkau tidak berani melawan Aias. Bagaimana engkau dan orang-orang sebangsamu akan menyelamatkan kota Troya? Karena pastilah sekutu-sekutumu tidak akan lagi bertempur untuknya. Kecil manfaat yang mereka peroleh darimu.
Mau Lanjut Baca?
Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.
๐ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!




Silakan login untuk meninggalkan komentar.