The Story of the Iliad

KATA PENGANTAR

๐Ÿ‘๏ธ 2 tayangan

EMPAT belas tahun yang lalu, ketika memperkenalkan buku saya yang berjudul Cerita-Cerita dari Homeros kepada khalayak, saya menyatakan harapan bahwa buku itu akan “menyajikan Homeros dengan tidak tidak setia kepada para pembaca, baik tua maupun muda, yang tidak mengenalnya dalam bahasa aslinya.”

Buku itu telah menemukan banyak pembaca seperti itu di kedua sisi samudra Atlantikโ€”dan, saya bangga mengakui, tidak sedikit pula di antara mereka yang mengenal bahasa aslinya dan menilai bahwa adaptasi ini tidak sepenuhnya layak untuk diabaikan.

Seandainya saya dapat meramalkan sambutan yang begitu hangat bagi karya kecil saya iniโ€”penjualannya kini telah melampaui dua puluh ribu eksemplarโ€”saya tentu tidak akan berusaha memadatkan intisari dari kedua wiracarita itu ke dalam satu jilid saja.

Dua jilid yang kini saya terbitkan, dengan judul The Story of the Iliad dan The Story of the Odyssey, menyajikan sebuah penggambaran yang jauh lebih lengkap dan, saya percaya, lebih memadai.

Dalam jilid pertama ini, narasi telah dibuat berkesinambungan dan dilengkapi dengan sebuah awal dan akhirโ€”keduanya sangat singkatโ€”yang boleh dikatakan tidak mengandung apa pun yang tidak sepenuhnya bersifat Homeros; dalam jilid kedua, tatanan asli Homeros telah dipulihkan, sehingga Odysseus kini menceritakan petualangannya dalam sudut pandang orang pertama.

A. C.

The Story of the Iliad 2 dari 28
The Story of the Iliad
Kamu sedang membaca sebagai pengunjung tamu. Buat akun Reader gratis agar bisa melanjutkan membaca dan menyimpan progres bacaanmu.
Progres Zona Bebas: 40%

๐Ÿ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×