The Story of the Iliad

Bab XV – Pertempuran di Tembok

πŸ‘οΈ 0 tayangan

SEMENTARA itu, orang-orang Troya telah mendekati parit. Tetapi kuda-kuda mereka berdiri di tepi, takut untuk melompatinya, sebab parit itu lebar dan dalam, dan orang-orang Yunani telah menancapkan tiang-tiang besar di dalamnya. Maka berkatalah Polydamas:β€”

“Pastilah, Hektor, ini adalah sebuah kegilaan bahwa kita berusaha melewati parit dengan kereta-kereta kita, karena parit ini lebar dan dalam, dan ada tiang-tiang besar di dalamnya. Lihatlah juga ini: bahkan jika kita dapat melewatinya, bagaimana keadaannya?

β€œJika, sungguh, itu adalah kehendak Zeus bahwa orang-orang Yunani akan binasa seluruhnyaβ€”itu akan baik. Tetapi jika mereka berbalik melawan kita dan mengejar kita, mengusir kita kembali dari kapal-kapal, maka kita tidak akan dapat kembali. Karena itu biarkan kita meninggalkan kereta-kereta kita di sini di tepi, dan berjalan kaki menuju tembok.”

Maka mereka pergi dalam lima kelompok, di antaranya Hektor memimpin yang paling berani dan terbesar, dan bersamanya Polydamas dan Kebriones. Dan yang berikutnya diperintah oleh Paris. Dan dari yang ketiga Helenos dan Deiphobos adalah pemimpinnya, dan bersama mereka Asios, putra Hyrtakos, dari Arisbe.

Dan yang keempat mengikuti Aineias, putra Ankhises yang gagah berani. Tetapi dari sekutu, Sarpedon adalah pemimpinnya, dan bersamanya Glaukos dan Asteropaios. Dan di setiap kelompok mereka menggabungkan perisai dengan perisai, dan demikian pergi melawan orang-orang Yunani.

Mau Lanjut Baca?

Kamu sudah mencapai batas bebas baca 5 bab awal novel ini sebagai tamu. Buat akun Reader gratis untuk melanjutkan membaca.

PREV πŸ”’ πŸ”’ NEXT

πŸ“ Belum ada komentar dari pembaca. Jadilah yang pertama berkomentar!

×
×